Alhamdulillah keputusan yang akan gue ambil di postingan kemarin tidak terwujud dalam waktu dekat. Yaiyalah, masak gue harus menikah di usia yang sekarang ini. Mens juga belum. Masih delapan taon qaqa. Dan alhamdulillah, di tahun ini gue mulai menyandang status sebagai mahasiswi. Itu berarti satu minggu gue akan full dengan kegiatan. Nggak ada istilah hari Minggu santai, bisa leyeh-leyeh di rumah. Nggak ada istilah bobo...
Gue bingung. Apa yang salah dengan mulut gue. Akhir-akhir ini gue sering banget salah manggil orang. Kalo salah manggil nama, dari Rina ke Sari sih nggak apa-apa. Bisa dimaklumin. Kali aja gue lupa namanya, lupa karena wajahnya yang mirip. Wajar sih. Yang gue alamin beda. Gue sering salah memanggil kata sapaan. Kayak kemarin, oom gue dateng ke rumah. Setelah bercerita cukup panjang, gue...
Dulu sewaktu kecil gue bandelnya nau'udjubillah. Minta digaplok banget. Untung ibu baik, masih mengangap gue sebagai anaknya. Sewaktu SD dulu gue punya geng gitu. Hanjir, anak esde udah punya geng segala. Gengnya terdiri dari tiga cewek alay sok gaoel. Gue, Nila dan Asti. Dulu sewaktu esde gue tinggal di perumahan komplek RAPP gitu. Rumah gue nomer tiga, rumah nila nomer lima dan rumah...
Hari Kamis minggu kemarin, gue kedatangan sepupu cewek dari Padang. Namanya Yoanda. Gue memanggilnya mbak Yoan. Mbak Yoan resmi menjadi anak rantau saat ia telah bener-bener ditetapkan menjadi salah satu karyawan di sebuah Bank. Itu artinya, mbak Yoan akan tinggal menetap di Pekanbaru. Kamis, 17 September Sekitar jam setengah sembilan malam, mbak Yoan datang dengan membawa dua koper gede. Nggak sendiri. Mbak Yoan...
Masih sambungan dari postingan sebelumnya. Hari itu gue bener-bener lost contact alias nggak ada komunikasi dengan pacar. Dari malam sampai malam lagi. Seharian. Gue sampe mikir, apa jangan-jangan gue sekarang udah positif jomblo? Gue jomblo? Nggak punya pacar dong? Aaaaaa.. Mengingat sms terakhir kali yang gue layangkan ke pacar yang isinya gue ingin menyudahi hubungan karena sikap ketidakpeduliannya. Gimana enggak peduli, gue ulangtahun...
Empatbelas
September 15, 2015 / BY RAHAYU WULANDARI
Semakin bertambah umur, maka jatah hidup juga semakin berkurang. Sebelum kita terlahir ke dunia, kita pasti sudah memilih dan menentukan akan sampai mana batas umur kita pada-Nya. Beberapa hari yang lalu, jatah umur gue berkurang. Enggak tau tersisa berapa tahun lagi. Mungkin saja yang tersisa hanya bulan, atau hari. Entahlah. Enggak ada yang acara apapun yang gue buat dalam merayakan ulangtahun yang belasan...
.
September 12, 2015 / BY RAHAYU WULANDARI
Dalam hening, benda mati menjadi saksi bahwa semua telah tertumpahAku merasakan, namun tak bisa menggapaiBahkan denting waktu sempat mengelak mendekatikuEnggan merayap tuk mendengar retaknya relung hatiJejak itu semakin memudar, kemudian lenyap tak berbekas Akulah lembar daun yang terbang dengan anggunMelepaskan ranting yang telah lama menjadi sandaran ...
'' Wulan, ayo kita makan lagi. Ngumpul lagi sama temen. '' From: Indra Sebuah pesan singkat mendarat di ponsel gue. Gue yang menahan kantuk tadi malam langsung saja meletakkan ponsel setelah membaca tanpa membalas pesannya. Indra. Salah satu temen semasa sekolah gue. Cowok berbadan tegap, gagah, macho, berkulit gelap, pintar dalam bahasa inggris, tapi semua yang gue sebutkan tadi bakalan hancur saat kalian...
Pagi ini, seperti biasa gue bangun tidur dan langsung menyibak gorden jendela. Melihat pemandangan pagi di luar. Tidak seperti pemandangan yang biasanya gue dapati. Pagi ini pemandangan di balik jendela kamar benar-benar putih.Tidak ada terlihat pemandangan apapun selain warna putih yang menyelimuti. Awalnya gue sempat menduga bahwa putih-putih yang terlihat itu adalah belek gue sendiri. Tapi ternyata enggak. Putih-putih itu adalah asap. Asap...
Tragedi Celana Ketika Hujan
September 05, 2015 / BY RAHAYU WULANDARI
Jam menunjukkan pukul lima sore. Gue langsung beres-beres meja, fingerprint dan cus pulang. Tiba-tiba salah seorang teman kerja, ngomong ke gue. '' Hujan Lan di luar. '' '' Oh, '' respon gue keliatan mantap, sambil memasang gaya siapa-sih-lo ke teman kerja. Gue mendongak keluar, cuma gerimis doang sih. Gerimis-gerimis lucu gitu. Karena gue anaknya strong, dan enggak lemaaah bahkan payah. Akhirnya...
Itu Perempuanmu
September 02, 2015 / BY RAHAYU WULANDARI
Itu perempuanmu yang terlihat berdiri di ujung gang kecil. Bergelut dengan gelap yang pekat. Bersemayam pada dinginnya malam. Dia adalah perempuanmu yang paling cantik. Tersenyum licik kepada setiap lelaki bersampul jas mewah. Di setiap lekuk tubuhnya, telah tercatat puluhan bahkan ratusan sentuhan yang tersemat. Tercatat dengan sangat lekat tanpa ada yang terlewat. Itu perempuanmu yang tertawa manis dengan suara khasnya. Aroma malam yang...
Gue punya adik cowok yang kampretnya nau'ujibillah. Anak cowok satu-satunya sekaligus anak bungsu dirumah yang tingkahnya bisa bikin asam urat gue naik. Muhammad Adam Rizqi. Panggilannya Adam. Adam yang memiliki 3 Hawa di rumah. (Gue, kakak dan adik cewek) Dari sini gue bisa paham kenapa laki-laki diperbolehkan memiliki banyak istri atau poligami. Lah, ini adek gue contohnya. Kalo kata orang-orang, gue mirip banget...